Home / Artikel / Seputar HMI / Sekjen PB HMI Lantik Secara Resmi Pengurus HMI Cabang Majene

Sekjen PB HMI Lantik Secara Resmi Pengurus HMI Cabang Majene

by Minggu, 09 Feb 2020 13:11 301 - Seputar HMI

bg-reg

HMIPedia.com-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) MPO periode 2018-2020 resmi melantik Pengurus HMI Cabang Cabang Majene periode 2019-2020 di Gedung Tasha Center, Kabupaten Polman, Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (08/02/2020) malam.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan diskusi publik, yang mengangkat tema ‘Evaluasi pelayanan kesehatan di kabupaten Majene prioritaskan keadilan sosial’.

Ketum HMI MPO Cabang Majene, Hasbi dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak dan kader HMI serta Panitia yang telah mensukseskan kegiatan pelantikan dan rapat kerja serta diskusi tersebut. Ia juga menegaskan jika HMI Majene kedepan siap mengawal kebijakan pemerintah agar selalu pro terhadap kepentingan keumatan.

“HMI MPO Cabang siap mengawal kepentingan rakyat, karena kehadiran kami membawa misi keummatan,” tegasnya saat menyampaikan sambutan.

Sekretaris Jenderal PB HMI, Najamuddin Arfah mengingatkan, sebagai kader HMI yang berhimpun dalam organisasi keislaman, gerakan HMI kedepannya mesti selalu diwarnai oleh nilai-nilai Islam sesuai dengan ajaran al Quran dan Hadist.


"Nilai-nilai keislaman mesti selalu menjadi ruh dari gerakan HMI.  memperjuangkan keadilan sesuai tujuan hmi yakni turut bertanggung jawab atas tatanan masyarakat yang diridhoi Allah SWT," ujarnya.

Ia juga mengingatkan, jika frasa ‘HMI’ yang mesti digarisbawahi adalah ‘Islam’.

“Keislaman, disamping keIndonesiaan menjadi ciri yang mesti kita tonjolkan di HMI” katanya, dalam sambutannya.

Selain itu, dirinya menyebutkan pentingnya independensi gerakan HMI untuk menjaga marwah gerakan. Meskipun, kata Mahasiswa pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar ini, di era saat ini, sinergitas dan kolaborasi mesti terus dipupuk dan dibangun dengan stakeholder terkait termasuk pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan daerah.

“Relasi yang dibangun seorang kader HMI secara organisasi tentunya, sebagai agent kontrol adalah mengadvokasi kepentingan  keummatan, kaum mustad'afin dan memastikan pemerintah berjalan sesuai dengan amanah reformasi,” ujarnya.

Dalam sambutannya juga, dirinya menyinggung kabupaten Majene yang menegaskan diri sebagai kota pendidikan.

“Bagi kader HMI di Majene dalam mengawasi sektor pendidikan, indikator pro terhadap pendidikan, aturannya kan setiap pemerintah menganggarkan 20 persen, jadi kalau pemerintah kabupaten Majene komitmen dengan kota pendidikan, pasti itu dibuktikan dengan alokasi anggarannya,” pungkasnya. (tsrf)

 





0 Comment




NEWSLETTER